Postingan Berita
Taujih Ruhiyyah dari Ustadz Akmal, Lc, M.A: Pentingnya Adab Dibandingkan Ilmu
Dalam rangka penguatan nilai spiritual dan karakter peserta rapat kerja yang terdiri dari guru SDIT Adzkia se Sumatera Barat, panitia menghadirkan Ustadz Akmal Syafar, Lc, M.A untuk memberikan Taujih Ruhiyyah, ini menjadi momen penuh makna bagi seluruh peserta RAKER. Dalam tausiahnya, Ustadz Akmal menekankan bahwa adab merupakan fondasi utama sebelum ilmu, karena ilmu yang tinggi tanpa adab hanya akan melahirkan kesombongan, bukan keberkahan. Ustadz Akmal yang juga selaku Direktur PSDM, Sosial, dan Litbang Yayasan Adzkia Sumatera Barat menyampaikan bahwa para ulama terdahulu sangat menaruh perhatian besar terhadap adab. Bahkan, Imam Malik rahimahullah pernah menasihatkan agar mempelajari adab terlebih dahulu sebelum menuntut ilmu. Hal ini menunjukkan bahwa adab adalah pintu masuk bagi ilmu agar dapat diamalkan dengan benar dan membawa manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain. Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa adab mencakup sikap hormat kepada guru, orang tua, dan sesama, serta kesungguhan dalam menjaga akhlak dalam setiap keadaan. Ilmu yang disertai adab akan melahirkan pribadi yang rendah hati, bertanggung jawab, dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Taujih Ruhiyyah ini menjadi pengingat bersama bahwa tujuan utama pendidikan bukan hanya mencetak generasi yang cerdas secara akademik, tetapi juga melahirkan insan berakhlakul karimah. Diharapkan nilai-nilai yang disampaikan dapat tertanam kuat dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Kegiatan ini ditutup dengan doa dan harapan agar seluruh peserta senantiasa diberikan keistiqamahan dalam menuntut ilmu yang dilandasi adab, sehingga ilmu yang diperoleh menjadi ilmu yang berkah dan membawa kebaikan di dunia maupun akhirat.
Mengokohkan Adab, Menguatkan Karakter: RAKER Guru SDIT Adzkia Siap Melahirkan Generasi Berakhlak dan Berprestasi
SDIT Adzkia menggelar Rapat Kerja (RAKER) Semester II Tahun Ajaran 2025–2026 sebagai upaya strategis dalam memantapkan arah dan kualitas penyelenggaraan pendidikan. Kegiatan ini secara resmi dibuka secara online via zoom oleh Ketua Yayasan Adzkia Sumatera Barat, Drs. H. Muhardanus, M.M., Datuk Sampono Kayo, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi, profesionalisme, dan komitmen seluruh civitas sekolah dalam menghadirkan layanan pendidikan terbaik. Ketua Yayasan Adzkia Sumatera Barat dihadapan guru seluruh unit mulai dari TKIT hingga SMAIP menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak semata diukur dari capaian akademik, tetapi dari terbentuknya akhlak dan karakter siswa yang mulia. Menurut beliau, adab harus menjadi fondasi utama dalam setiap proses pembelajaran, karena dari akhlak yang baik akan lahir generasi yang berilmu, bertanggung jawab, dan berintegritas. Guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai teladan, pembimbing, dan penjaga nilai, sehingga sekolah menjadi tempat tumbuhnya insan berkarakter Islami yang memberi manfaat bagi umat dan bangsa. Usai pembukaan, agenda dilanjutkan dengan arahan awal RAKER yang dipandu oleh Koordinator Urusan Pendidikan Dasar, Ibu Rusdawati, M.Pd. Arahan tersebut menjadi landasan awal dalam menyusun program kerja, evaluasi capaian semester sebelumnya, serta perencanaan strategis guna menghadapi tantangan pendidikan di Semester II. Dalam penyampaian arahan Korsan Dikdasmen yang akrab dipanggil dengan Bu ida menekankan bahwa adab diletakkan di barisan terdepan sebelum ilmu ditinggikan, karena kami meyakini bahwa ilmu tanpa adab akan kehilangan makna, sementara adab yang tertanam kuat akan melahirkan ilmu yang bercahaya, berkarakter, dan penuh keberkahan, sehingga setiap proses pendidikan tidak hanya mencetak generasi cerdas secara akademik, tetapi juga kokoh akhlaknya dan mulia perilakunya. RAKER yang bertempat di hall SDIT Adzkia 1 Padang ini akan berlansung dari tanggal 22 - 24 Desember 2025, agenda akbar ini bertujuan untuk merancang dan memantapkan perangkat pembelajaran seluruh bidang studi yang memuat integrasi nilai islami secara komprehensif. Melalui kegiatan ini, para guru melakukan penyusunan dan penyelarasan dokumen pembelajaran yang meliputi tujuan pembelajaran, alur dan capaian pembelajaran, modul ajar, metode dan strategi pembelajaran, serta instrumen asesmen yang berorientasi pada penguatan kompetensi, karakter, dan nilai-nilai keislaman. Selain itu, RAKER menjadi forum evaluasi terhadap perangkat pembelajaran semester sebelumnya agar kelemahan dapat diperbaiki dan keunggulan dapat ditingkatkan. Dengan perencanaan yang matang dan kolaboratif, diharapkan perangkat pembelajaran yang dihasilkan mampu menghadirkan proses belajar yang efektif, bermakna, dan berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas akademik serta pembentukan akhlak dan karakter siswa Melalui RAKER ini, SDIT Adzkia diharapkan mampu melahirkan langkah-langkah inovatif, terukur, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan yang berkarakter Islami dan berdaya saing.
Momentum Evaluasi dan Prestasi: SDIT Adzkia Gelar Penyerahan Rapor ASAS TA 2025–2026
Padang — Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Adzkia melaksanakan kegiatan Penyerahan Rapor ASAS (Asesmen Sumatif Akhir Semester) Tahun Ajaran 2025–2026 pada hari yang telah dijadwalkan oleh pihak sekolah. Kegiatan ini berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh makna sebagai bentuk pertanggungjawaban sekolah terhadap proses dan hasil belajar peserta didik selama satu semester. Penyerahan rapor dilaksanakan di ruang kelas masing-masing dengan melibatkan wali kelas dan orang tua/wali siswa. Kehadiran orang tua menjadi momen penting untuk mempererat sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendampingi perkembangan akademik maupun karakter siswa. Dalam sambutannya, Kepala SDIT Adzkia menyampaikan bahwa rapor ASAS tidak hanya memuat nilai akademik, tetapi juga gambaran sikap, kedisiplinan, dan perkembangan karakter peserta didik. Oleh karena itu, rapor diharapkan menjadi bahan evaluasi bersama agar anak-anak dapat terus berkembang secara optimal. "Rapor bukan sekadar angka, tetapi cerminan proses belajar, usaha, dan pembentukan akhlak anak-anak kita. Kami berharap orang tua dapat terus mendampingi dan memotivasi putra-putrinya," ujar beliau. Selain penyerahan rapor, wali kelas juga memberikan penjelasan singkat terkait capaian pembelajaran, kelebihan, serta hal-hal yang perlu ditingkatkan oleh siswa pada semester berikutnya. Orang tua pun diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan masukan demi kemajuan pendidikan anak. Dengan terlaksananya kegiatan Penyerahan Rapor ASAS TA 2025–2026 ini, SDIT Adzkia berharap terjalin kerja sama yang semakin erat antara sekolah dan orang tua dalam mencetak generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan berprestasi. Kegiatan ditutup dengan doa bersama, sebagai ungkapan rasa syukur atas kelancaran proses pembelajaran selama semester berjalan serta harapan akan kesuksesan di semester selanjutnya.
ANUGERAH DUTA PUSTAKA TAHUN 2025
SDIT Adzkia secara resmi menetapkan Duta Pustaka SDIT Adzkia Tahun 2025 sebagai bagian dari komitmen sekolah dalam menumbuhkan budaya literasi sejak dini. Program ini bertujuan melahirkan siswa-siswi inspiratif yang mampu menjadi teladan dalam kecintaan terhadap membaca, menulis, dan pengembangan ilmu pengetahuan. Adapun siswa-siswi terpilih sebagai Duta Pustaka SDIT Adzkia Tahun 2025 adalah: Kainuna Maryam Alaric Afkar Kamil Asyifatul Adzra Shania Elsya Nabuma Nadine Athaleta Sudharma Khaliqa Ufairah Efendi Penetapan Duta Pustaka ini dilakukan melalui proses seleksi yang mempertimbangkan minat baca, keaktifan dalam kegiatan literasi, serta kemampuan menjadi motivator bagi teman sebaya. Para Duta Pustaka diharapkan mampu menjadi penggerak literasi di lingkungan sekolah, baik melalui pojok baca, kegiatan mendongeng, resensi buku, maupun kampanye gemar membaca. Pihak sekolah menyampaikan bahwa kehadiran Duta Pustaka bukan sekadar simbol, tetapi menjadi agen perubahan dalam membangun budaya literasi yang kuat dan berkelanjutan. Dengan semangat literasi, diharapkan para siswa mampu tumbuh menjadi generasi berilmu, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Melalui program ini, SDIT Adzkia terus berupaya menciptakan lingkungan belajar yang inspiratif, menyenangkan, dan sarat nilai, sejalan dengan visi sekolah dalam mencetak generasi Qur’ani yang cerdas dan berwawasan luas.
Bukan Sekadar Lomba! Pekan Kompetisi Siswa SDIT Adzkia Jadi Panggung Bakat dan Sportivitas Peserta Didik
Padang — SDIT Adzkia Padang melaksanakan kegiatan Pekan Kompetisi Siswa yang disingkat dengan PKS usai pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) acara yang digelar dari tanggal 12 s/d 17 Desember 2025 bertujuan untuk mencari bibit siswa yang akan diutus untuk lomba tingkat kota, provinsi bahkan nasional, PKS merupakan agenda rutin semesteran yang telah dimasukkan dalam kalender tahunan sekolah oleh wakil kepala sekolah bidang kesiswaan Ustadz Adellar Prasetya, S.Pd. PKS merupakan ajang penyegaran sekaligus pengembangan bakat dan minat peserta didik. Kegiatan ini berlangsung meriah dan penuh antusiasme dengan melibatkan seluruh siswa dari berbagai jenjang kelas 1 hingga kelas 6. PKS tahun ini diisi dengan 12 cabang lomba, di antaranya mini soccer, menggambar, mewarnai, Olimpiade PAI, estafet, story telling, spelling bee, cerdas qur'an, cerdas PAI dan ranking satu, lomba adzan serta beberapa perlombaan edukatif dan rekreatif lainnya. Setiap lomba dirancang tidak hanya untuk hiburan, tetapi juga untuk melatih sportivitas, kerja sama, kreativitas, dan kepercayaan diri siswa. Ketua pelaksana kegiatan, Dianti Gustia Sari, S.Pd., menyampaikan bahwa PKS merupakan wadah positif bagi siswa untuk mengekspresikan potensi mereka setelah menjalani rangkaian ujian yang menguras energi otak selama sepekan lalu. “Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa dapat menikmati kompetisi yang menyenangkan sekaligus memperkuat karakter, baik dari sisi akademik maupun nonakademik,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Sekolah SDIT Adzkia 2 Padang, Ratnawita, S.Pd., mengapresiasi seluruh panitia dan peserta yang telah menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa PKS merupakan bagian dari pendidikan holistik yang diterapkan di SDIT Adzkia. “Kegiatan ini menjadi momen untuk menumbuhkan kebersamaan, sportivitas, dan nilai-nilai Islami dalam suasana yang gembira,” tuturnya. Dengan terlaksananya PKS ini, SDIT Adzkia berharap siswa dapat menutup semester dengan pengalaman yang berkesan serta semangat baru untuk menghadapi pembelajaran di semester berikutnya.
Donasi Adzkia untuk Palestina
Dengan hati yang penuh rasa syukur dan haru, kami dari LAZ Adzkia menyampaikan TERIMA KASIH yang tak terhingga kepada seluruh keluarga besar SDIT Adzkia 2 atas partisipasi luar biasa dalam program DONASI PALESTINA. Capaian Donasi Kita Berkat keikhlasan dan kepedulian kita semua—Kepala Sekolah, pimpinan unit, guru-guru, anak-anak kami, serta Bapak/Ibu orang tua wali murid—kita telah bersama-sama mengumpulkan: TOTAL DONASI: RP18.698.000 Periode: Oktober 2025 Angka ini bukan sekadar nominal, melainkan manifestasi nyata dari kasih sayang dan solidaritas kemanusiaan yang mengalir dari lubuk hati terdalam. Setiap rupiah yang terkumpul adalah secercah harapan dan uluran tangan untuk saudara-saudara kita di Palestina yang sedang menghadapi cobaan berat. "Terima kasih telah berdonasi dan berkontribusi untuk membantu saudara-saudara kita di Palestina melalui infak terbaiknya." Semoga Allah SWT membalas setiap kebaikan, keikhlasan, dan partisipasi Anda dengan pahala yang berlipat ganda, melapangkan kesulitan hidup saudara kita di Palestina, dan menjadikan donasi ini sebagai amal jariyah yang terus mengalir.
HUBBUL QUR'AN
Dalam upaya menumbuhkan kecintaan siswa terhadap Al-Qur’an, Korbid Al-Qur'an pimpinan Ustadzah Musrida Nengsi, S.Ag menggelar kegiatan bertajuk Hubbul Qur’an dengan tema, Indahnya Hidup Bersam Al-Qur'an pada Sabtu (24/10). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dari kelas 6 dengan penuh antusias dan semangat. Kegiatan yang berlangsung di mushalla Ar-Rahmah ini diawali dengan motivasi dari kepala sekolah Ustadzah Ratnawita, S.Pd Kepala SDIT Adzkia 2 Padang, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan sekolah dalam rangka menumbuhkan rasa cinta siswa terhadap Al-Qur’an sejak dini. “Melalui kegiatan ini kami berharap anak-anak semakin dekat dengan Al-Qur’an, menjadikannya sahabat dalam kehidupan sehari-hari, dan menumbuhkan semangat untuk terus menghafal dan mengamalkannya,” ujarnya. Tidak hanya membaca dan menghafal, siswa juga mendengarkan asupan gizi berupa materi dahsyat tentang Al-Qur'an bersama Ustadz Romizon, S.Pd.I Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan penyerahan reward bagi siswa yang menunjukkan semangat dan adab terbaik selama acara berlangsung. Dengan kegiatan “Hubbul Qur’an” ini, SDIT Adzkia berharap dapat terus melahirkan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, cerdas, dan berkarakter sesuai dengan nilai-nilai Islam.
MOMEN HARU PERPISAHAN MAHASISWA PPL UNIVERSITAS ADZKIA DI SDIT ADZKIA 2 PADANG
Padang, 24 Oktober 2025 – Suasana haru dan bahagia menyelimuti kegiatan Perpisahan Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Universitas Adzkia yang dilaksanakan di SDIT Adzkia 2 Padang pada Jum’at (23/10). Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian praktik lapangan yang telah dijalani mahasiswa selama beberapa bulan di lingkungan sekolah. Acara perpisahan berlangsung di aula sekolah dan dihadiri oleh Kepala Sekolah SDIT Adzkia 2 Padang, dosen pamong, dewan guru, serta seluruh mahasiswa PPL Universitas Adzkia. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SDIT Adzkia 2 Padang, Ustadzah Ratnawita, S.Pd. menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas dedikasi mahasiswa selama menjalani praktik di sekolah tersebut. “Kami merasa kehadiran adik-adik mahasiswa membawa semangat baru di sekolah ini. Semoga pengalaman ini menjadi bekal berharga dalam perjalanan menjadi pendidik profesional,” ujarnya. Sementara itu, perwakilan mahasiswa PPL, Markoni, turut menyampaikan kesan dan pesan. Ia mengaku mendapat banyak pengalaman berharga selama berada di SDIT Adzkia 2 Padang, baik dalam mengajar, berinteraksi dengan siswa, maupun belajar dari para guru. “Terima kasih kepada seluruh guru dan siswa yang telah menerima kami dengan hangat. Banyak hal yang kami pelajari, bukan hanya tentang mengajar, tapi juga tentang nilai, keteladanan, dan keikhlasan dalam mendidik,” tuturnya.
Ustadz Erizal Ilyas Kupas Rahasia Rumah Tangga Ala Rasulullah Saw
Yayasan Adzkia kembali menggelar kegiatan Tasqif bagi para Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) pada Sabtu (20/9). Kegiatan kali ini menghadirkan narasumber Ustadz Erizal Ilyas, Lc, M.A dengan tema “Membina Rumah Tangga ala Rasulullah SAW”. Dalam tausiyahnya, Ustadz Erizal Ilyas menekankan bahwa rumah tangga Islami harus dibangun di atas fondasi iman, kasih sayang, dan teladan Rasulullah SAW. “Rumah tangga bukan hanya tempat bernaung, tetapi juga madrasah pertama bagi anak-anak. Rasulullah SAW mencontohkan bagaimana menjadi suami yang penuh kasih, ayah yang penyayang, dan pemimpin keluarga yang adil,” ungkapnya. Beliau juga mengingatkan pentingnya komunikasi yang baik antar pasangan, saling menutupi kekurangan, serta membiasakan doa dan ibadah bersama sebagai penguat ikatan keluarga. “Keluarga yang kokoh akan melahirkan generasi yang kokoh pula. Di sinilah peran guru dan pendidik menjadi teladan, tidak hanya di sekolah, tetapi juga dalam keluarganya,” tambah Ustadz Erizal. Kegiatan Tasqif ini disambut antusias oleh para peserta. Selain memperkaya ilmu, acara juga menjadi momen refleksi bagi PTK Adzkia untuk terus memperbaiki diri dan keluarganya agar semakin dekat dengan nilai-nilai Islam. Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru dan tenaga kependidikan Adzkia mampu menghadirkan keteladanan dalam rumah tangga, sehingga nilai-nilai Islami dapat terus terjaga dan diwariskan kepada generasi penerus.